Harian Bengkulu Ekspress

Tak Kebagian BBM, Banyak Pertashop Mati Suri

Usaha Pertashop atau SPBU mini di Bengkulu saat ini banyak yang tutup, karena sepi pembeli dan sempat terjadi krisis BBM.-RIO/BE -

Pasokan Cepat Habis

Namun, keunggulan tersebut, menurut Steven, menjadi tidak berarti ketika pasokan BBM tidak lancar. Karena, masalah utama yang dihadapi sebagian besar Pertashop saat ini adalah tersendatnya suplai BBM dari Pertamina.

Sebab, kapasitas pengiriman BBM ke Pertashop biasanya berkisar 2 hingga 3 ton dalam sekali pengiriman. Hanya saja, jumlah tersebut bisa habis dalam waktu sangat singkat.

"Kalau untuk lokasi Pertashop seperti saya, sekali masuk maksimal 3 ton. Itu bisa habis dalam waktu sekitar dua sampai tiga jam saja," jelas Steven.

Steven menceritakan, situasi semakin sulit ketika pengiriman berikutnya mengalami keterlambatan. Beberapa pengelola bahkan harus menunggu hingga beberapa hari untuk mendapatkan suplai kembali.

"Untuk hari ini saja saya sedang mengalami penundaan suplai. Sudah hari ketiga distribusi BBM dari Pertamina belum disalurkan ke Pertashop," ungkapnya.

Steven mengatakan, salah satu penyebab yang menjadi kendala distribusi adalah terbatasnya armada pengangkut BBM. Berdasarkan informasi pihak penyalur, keterlambatan suplai dipicu masalah pada armada distribusi. Sebab, saat ini hanya ada sekitar 21 mobil tangki yang mengangkut BBM ke Pertashop.

"21 mobil tangki ini melayani se-Provinsi Bengkulu. Artinya, tidak ada tercover dengan jumlah Pertashop yang ada saat ini," ujar Steven.

Untuk itu, HPMPI mendesak pemerintah dan Pertamina untuk memastikan distribusi berjalan lebih lancar. Salah satunya, dengan menambah armada distribusi. Termasuk memastikan, pasokan BBM untuk Pertashop itu terjamin.

"Kami berharap dari pemerintah juga memberikan atensi, dan dari Pertamina bisa memberikan kebijakan agar pasokan ke Pertashop tetap lancar," tegasnya.

Tidak hanya itu, Steven juga mendesak, distribusi BBM dapat merata antara SPBU besar dan Pertashop. Karena, selama ini distribusi lebih difokuskan ke SPBU. Sementara Pertashop sering berada di posisi terakhir dalam rantai distribusi.

Padahal, bagi masyarakat di wilayah terpencil, Pertashop memiliki peran vital dalam memenuhi kebutuhan BBM sehari-hari.

"Distribusi harus merata, tidak hanya ke SPBU saja. Pertashop juga perlu dipastikan pasokannya agar tetap bisa melayani masyarakat," terang Steven.

 

Jarak SPBU Jauh

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan