Dijanjikan Pekerjaan, Warga Kota Tertipu Jutaan Rupiah

Kasi Humas Iptu Endang--

Harianbengkuluekspress.id - Kasus penipuan dengan modus dijanjikan pekerjaan kembali menimpa salah satu pemuda asal Kota Bengkulu. Korban bernama Dwi harus merelakan uang jutaan rupiah miliknya raib dibawa terduga pelaku.

Dari penjelasan korban ke pihak kepolisian, terduga pelaku berinisial TI ini menipu dirinya dengan menjanjikan pekerjaan di sebuah perusahaan tambang yang berlokasi di Kabupaten Bengkulu Utara.

Modus penipuan ini berawal dari janji pelaku TI kepada korban bahwa ia bisa diloloskan bekerja di perusahaan tambang tersebut.

Namun, pelaku ini meminta sejumlah uang dengan alasan untuk diberikan kepada kepala kantor tambang. Pada awalnya, dirinya diminta menyerahkan uang senilai Rp 2 juta.

Tak lama kemudian, terduga pelaku kembali meminta uang sebesar Rp 1,5 juta dan terakhir kembali minta uang dengan jumlah yang sama, sehingga total mencapai Rp 5 juta.

Terduga pelaku beralasan uang tambahan tersebut digunakan untuk memastikan korban tidak tergeser oleh peserta tes wawancara lainnya. Namun, hingga kini dirinya tidak kunjung juga menerima panggilan kerja dari perusahaan tambang yang dijanjikan oleh terlapor tersebut.

BACA JUGA: Berantas Geng Motor Meresahkan, Polresta Kolaborasi dengan Sekolah dan Orang Tua

BACA JUGA:RSHD Buka Layanan Pemeriksaan Kejiwaan, Semakin Lengkap

Merasa telah ditipu, korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polresta Bengkulu agar pelaku ini bisa dibekuk dan tidak ada korban lainnya yang senasib dengan dirinya.

"Ya saya berharap pelaku ini bisa diamankan sehingga uang saya bisa kembali lagi dan jangan sampai ada korban lain yang tertipu dengan janji-janji manis dari mulut pelaku ini," tuturnya, Jumat, 17 Januari 2025.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Bengkulu, Iptu Endang Sudrajat membenarkan, adanya laporan tersebut. Dirinya menjelaskan, bahwa kasus ini sedang dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

"Korban bertujuan meminta tolong kepada inisial TI untuk bisa masuk ke perusahaan tambang di BU. Namun, sampai sekarang, korban tidak diloloskan. Korban merasa dirugikan karena telah memberi uang," tuturnya.

Masih juga ditemukan kejadian seperti ini, ia pun mengimbau agar masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap modus penipuan serupa, terutama yang menjanjikan kemudahan dalam mendapatkan pekerjaan dengan imbalan uang.

"Jika ada yang menjanjikan bisa memasukan pekerjaan atpi dengan iming-iming uang, kita minta jangan percaya karena hal itu bohong. Sudah banyak kejadian seperti ini, jadi kita minta masyarakat kota harus lebih pintar lagi dari para pelaku tentunya," demikian tuturnya. (Budhi)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan