Harian Bengkulu Ekspress

PPDB SMA di Bengkulu Bakal Terapkan Sistem Baru, Oslita: Lebih Modern dan Transparan

Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Bengkulu, Dr. Hj. Oslita, SH, MH-IST/BE-

Harianbengkuluekspress.id - Pemerintah Provinsi Bengkulu tengah menyiapkan sistem layanan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Menengah Atas (SLTA) yang lebih modern dan transparan. 

Sistem ini dijadwalkan akan diuji coba pada April 2025. Langkah ini diambil untuk menjawab berbagai keluhan masyarakat yang selama ini merasa proses PPDB kurang transparan.  

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Bengkulu, Dr. Hj. Oslita, SH, MH mengungkapkan, sistem PPDB baru ini dirancang untuk memberikan kemudahan bagi peserta didik baru yang akan masuk ke SMA. Sehingga dalam proses pendaftaran dan seleksi akan lebih efisien dan adil.

"Sistem ini tidak hanya meningkatkan transparansi, tetapi juga memastikan proses lebih efisien dan adil bagi semua pihak," ujar Oslita, Sabtu, 18 Januari 2025.

BACA JUGA:Ayo.! Manfaatkan Keringanan Pajak Kendaraan, Bapenda Bengkulu: Tak Ada Kenaikan!

BACA JUGA:Diduga Honorer Siluman, 179 SPTJM di Seluma Dibatalkan, Begini Dampaknya

Oslita menambahkan, dalam sistem baru ini, orang tua dan calon siswa dapat memantau secara langsung tahapan dan hasil seleksi melalui platform yang disediakan. 

"Semua data akan terintegrasi secara digital, sehingga meminimalkan potensi penyalahgunaan wewenang atau manipulasi data," katanya.  

Untuk diketahui, selama bertahun-tahun, pelaksanaan PPDB di Bengkulu sering diwarnai dengan protes dari orang tua calon siswa. Banyak di antaranya mengeluhkan sistem yang dianggap tidak jelas dalam hal kriteria penerimaan dan transparansi proses seleksi.  

"Orang tua sering merasa bingung karena tidak ada penjelasan rinci terkait penilaian atau alasan anak mereka tidak diterima. Dengan sistem baru ini, kami berharap hal tersebut tidak lagi terjadi," tambah Oslita.

Pembangunan sistem layanan PPDB ini melibatkan berbagai pihak, termasuk tenaga ahli di bidang teknologi informasi, akademisi, dan pengawas pendidikan. 

Hal ini bertujuan agar sistem yang dirancang mampu memenuhi kebutuhan teknis dan praktis secara optimal.  

"Kami memastikan sistem PPDB yang dirancang ini mampu memenuhi kebutuhan teknis dan praktis secara optimal," tuturnya.

Selain itu, Oslita memastikan, pihaknya akan mempersiapkan pelatihan dan simulasi sebelum sistem ini benar-benar diterapkan. Uji coba pada April 2025 akan menjadi momen penting untuk menilai efektivitas dan kesiapan sistem sebelum diterapkan secara resmi pada tahun ajaran mendatang.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan