Harian Bengkulu Ekspress

Dampak Refocusing Anggaran, Rehab 10 Sekolah Terancam Batal, Begini Penjelasan Kadis Dikbud Kepahiang

Kepala Dinas Dikbud Kepahiang Dr Nining Fawely Pasju SPt MM--

harianbengkuluekspress.id - Ditahun 2025 ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Kepahiang  telah mengusulkan rehabilitasi dan pemasangan paving blok untuk 10 sekolah. Rencana itu sudah disetujui oleh DPRD Kabupaten Kepahiang saat pengesahan APBD Kabupaten Kepahiang tahun 2025 diakhir tahun lalu. Akan tetapi  rencana Dikbud Kabupaten Kepahiang tersebut terancam gagal direalisasikan. Karena sekarang ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepahiang dibebankan refucusing anggaran oleh pemerintah pusat yang mencapai Rp 71 miliar.

"Kita belum tahu apakah terdampak pemangkasan atau tidak. Karena sampai saat ini, belum ada kepastian dari pimpinan terkait dana yang dipangkas. Yang pasti jika terdampak, maka pembangunan paving blok dan pagar sekolah yang sudah kita ajukan bisa gagal," jelas Kepala Dinas Dikbud Kabupaten Kepahiang Dr Nining Fawely Pasju SPt MM.

BACA JUGA:Kenaikan TPP Sesuai Kekuatan Anggaran, Ini Pernyataan Wakil Gubernur Bengkulu Dalam Sambutannya usai Dilantik

BACA JUGA: 91 Kosmetik dan Skincare Ilegal Ditarik BPOM, Adakah Kosmetikmu? Berikut Daftarnya,

Lebih lanjut Nining berharap, anggaran rehabilitasi 10 sekolah yang diajukan Dikbud tidak dipangkas. Mengingat tahun ini Dikbud Kabupaten Kepahiang tidak mendapatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat. Sehingga untuk pembangunan sarana dan prasarana SD dan SMP hanya bergantung pada APBD Kabupaten Kepahiang.

"Kita hanya menunggu saja, karena sejauh ini semua OPD belum mendapatkan kepastian anggaran yang akan di pangkas," tuturnya.

Sebelumnya pemangkasan anggaran menyasar berbagai kegiatan OPD, terutama untuk kegiatan perjalanan dinas serta program kegiatan yang bersifat seremonial sesuai dengan instruksi yang telah dikeluarkan presiden Prabowo Subianto. (doni)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan