Bantu Kebakaran, Wabup Kaur Minta Warga Lebih Waspada, Begini Caranya
Wabup Kaur Abdul Hamid didampingi Ketua Baznas dan kepala OPD terkait memberikan bantuan berupa uang tunai kepada korban kebakaran di Desa Tanjung Aur 1 Kecamatan Tanjung Kemuning, Jumat 7 Maret 2025. - IST/BE -
harianbengkuluekspress.id - Musibah kebakaran yang menimpah rumah milik Eliyana (48), Warga Desa Tanjung Aur 1 Kecamatan Tanjung Kemuning Kabupaten Kaur, Kamis 6 Maret 2025 malam, mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaur. Sebagai bentuk perhatian itu, Wakil Bupati (Wabup) Kaur Abdul Hamid SPdI didampingi Ketua Baznas dan kepala OPD terkait memberikan bantuan berupa uang tunai Rp 5 juta kepada korban,Jumat 7 Maret 2025.
“Bantuan yang kita berikan ini sebagai bentuk simpati kami atas musibah yang dialami keluarga, juga dengan bantuan ini dapat meringankan beban korban,” kata Wabup usai memberikan bantuan korban kebakaran, Jumat 7 Maret 2025.
Dikatakan Wabup, dimana bantuan yang diberikan Pemkab Kaur ini tidak sepenuhnya bisa mengganti atas kerugiaan yang diderita akibat dari musibah tersebut. Namun paling tidak ini bisa menjadi motivasi atau pemicu untuk bangkit lagi untuk membangun kembali puing-puing masih tersisa. Juga Pemkab Kaur akan berkomitmen dalam membantu masyarakat dalam mengatasi musibah-musibah yang terjadi seperti kebakaran dan lainnya.
“Semoga keluarga yang terkena musibah diberikan ketabahan dan dilancarkan rezeki kedepannya,”terangnya.
BACA JUGA:KPU Buka Pendaftaran Calon Bupati Pengganti Gusnan, Ini Jadwal Lengkapnya
BACA JUGA:Cegah Stunting Sejak Remaja, Pemkot Lakukan Ini
Ditambahkannya, dimana untuk mengantisipasi kejadian serupa, ia selalu menghimbau masyarakat agar lebih waspada dan lebih memperhatikan instalasi listrik rumah. Sebab belakangan ini kerap terjadi kebakaran akibat korsleting atau hubungan arus pendek listrik.
“Bencana itu di luar perkiraan manusia dan kita berharap musibah ini menjadi pelajaran kita bersama agar lebih waspada. Juga kalau rumah kosong lebih baik mcb listrik itu dimatikan, ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,”tandasnya.
Sebagaimana diketahui, peristiwa kebakaran ini terjadi Kamis malam 6 Maret 2025 sekitar pukul 21.15 WIB. Dimana saat kejadian kebakaran itu, warga yang baru pulang dari salat tarawih melihat rumah korban sudah dalam keadaan terbakar. Meskipun warga sekitar berupaya keras memadamkan api, namun api lebih cepat menghanguskan bangunan rumah tersebut. Warga memadamkan api menggunakan alat seadanya dibantu aparat TNI dan Polri, api baru dapat dipadamkan setelah satu unit kendaraan pemadam kebakaran tiba di lokasi langsung memadamkan api. Akibat kejadian ini korban mengalami kerugian ratusan juta rupiah.(irul/PRW)