Kemenag dan Kemendes PDT Bersama-Sama Berantas Buta Aksara Alquran, Bentuk Satu Desa Satu Majelis Ta'lim

Kemendes PDT dan Kemenag bersinergi berantas butas aksara alquran dan satu desa satu majelis taklim-istimewa/bengkuluekspress-
BACA JUGA:Selama Libur Idul Fitri 1446 H, Layanan Samsat dan SIM di BS Tutup, Ini Jadwal Buka Lagi
BACA JUGA:Komitmen Wujudkan Pemerintahan Akuntabel, ASN dan Pejabat BS Lakukan Ini
Tentu saja, langkah ini dilakukan dengan mengadakan program-program pendidikan yang dapat mengajarkan masyarakat untuk membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar.
"Kita juga berkomitmen untuk mendorong agar majelis ta'lim di desa-desa dapat berkembang menjadi wadah yang tidak hanya mengajarkan nilai-nilai agama, tetapi juga berfungsi sebagai pusat pemberdayaan ekonomi berbasis keluarga," jelas Yandri Susanto.
Dengan demikian, diharapkan kerja sama kedua Kementerian ini dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat desa melalui usaha-usaha ekonomi kecil.
"Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif yang besar terhadap pemberdayaan masyarakat desa dan pembangunan daerah tertinggal secara keseluruhan," tegas Yandri Susantro.
Selain penandatanganan kerja sama, dilaksanakan juga pemberian bantuan berupa Al-Qur'an, mukena, sarung, dan buku tulis, tutupnya. (**)