Bangun Sekolah Rakyat di Lahan Seluas 5 Ha di Benteng, Ini Lokasinya

Sekolah Rakyat : Pj Sekda Benteng, Drs Hendri Donal SH MH saat memimpin rapat mempersiapkan pendirian sekolah rakyat (SR) di Kabupaten Benteng, Selasa, 25 Maret 2025.-IST/BE -
harianbengkuluekspress.id - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) saat ini sedang berusaha untuk merealisasikan pendirian sekolah rakyat (SR) yang merupakan program dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI.
Yaitu, dimulai dari tingkatan sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP) hingga sekolah menengah atas (SMA). Selain ruang belajar, sekolah rakyat juga akan menyediakan asrama khusus untuk pelajar.
"Kami sedang menyiapkan proposal. Untuk lahan yang disiapkan untuk SR, kita siapkan 5 hektare (Ha) yang sudah berstatus sebagai aset Pemda Benteng. Artinya lahan tersebut dalam kondisi clear and clean, tak ada masalah," kata Penjabat (Pj) Sekda Benteng, Drs Hendri Donal SH MH, didampingi Kepala Dinsos Benteng, Watiullah SPd MM.
BACA JUGA:SK Perpanjangan 1.548 PPPK Diserahkan, Begini Pesan Bupati BU
BACA JUGA:Bangun Sport Center, Bupati Kepahiang Ajukan Hibah Lahan ke Gubernur Bengkulu, Segini Luasnya
Dijelaskan Donal, lahan seluas 5 Ha tersebut berada di salah satu desa di wilayah Kecamatan Pondok Kubang. Awalnya, lahan tersebut akan dipergunakan untuk pembangunan tempat pembuangan akhir (TPA) sampah.
Akan tetapi, karena Pemda Benteng berusaha untuk mengejar pembangunan TPA sampah regional yang membutuhkan lahan minimal seluas 25 Ha. Lahan di Kecamatan Pondok Kubang tersebut dialihfungsikan untuk pendirian sekolah rakyat.
"Awalnya lahan itu untuk TPA. Ketimbang tak dimanfaatkan, kita manfaatkan dulu untuk mana yang menjadi prioritas," terang Donal.
Setelah proposal disampaikan, sambungnya, nanti tim dari Kemensos RI akan melakukan survei lokasi terlebih dahulu untuk melihat langsung kecocokan lahan tersebut.
Selain itu, Donal juga menyampaikan bahwa SR diperuntukan bagi pelajar yang berasal dari keluarga kategori miskin ekstream.
Nantinya, seluruh biaya sekolah, termasuk asrama dan pemenuhan sumber gizi akan digratiskan.
"Khusus di Kabupaten Benteng, ada sekitar 4,5 persen rumah tangga kategori miskin ekstream. Pelajar dari keluarga itulah yang akan menikmati pendidikan gratis di SR. Mudah-mudahan, pendirian SR bisa terwujud ditahun depan," demikian Donal.(bakti)