SMAN 10 Pentagon Borong Piala Lomba Content Creator
IRUL/BE SERAHKAN: Kepala Dinas Perpustakaan Kearsipan Daerah, Yarkan Tawami saat menyerahkan piala kepada juara lomba content creator dan dilanjutkan foto bersama di GSG, Senin 7 Juli 2025.--
Harianbengkuluekspress.id - SMAN 10 Pentagon Kabupaten Kaur berhasil meraih peringkat 1 dalam lomba content creator program literasi dari Dinas Perpustakaan Kearsipan Kaur. Tim yang terdiri dari Dinda Nur Islami dan kawan-kawan ini berhasil mengumpulkan poin 277 dan membawa pulang hadiah sebesar 5 juta rupiah. Lomba ini diadakan sejak Juni bulan lalu dan diikuti oleh 50 peserta yang telah diseleksi menjadi 10 besar.
"Hasil yang didapat merupakan penilaian dari 3 juri yang berkompeten,” kata Kepala Dinas Perpustakaan Kearsipan Daerah, Yarkan Tawami SPd MAP, saat membuka lomba content creator di gedung serba guna (GSG) Setda Kaur, Senin 7 Juli 2025.
Dikatakannya, dimana lomba content creator literasi ini bertujuan untuk meningkatkan minat baca masyarakat Kabupaten Kaur. Yarkan berharap bahwa lomba ini dapat memberikan motivasi pada masyarakat Kaur untuk tidak meninggalkan buku untuk menggali ilmu dan pengetahuan.
"Melalui lomba ini Harapan Kita dapat memberikan motivasi pada masyarakat Kaur untuk tidak meninggalkan buku untuk menggali ilmu dan juga pengetahuan," harapnya.
Ditambahkannya, dalam lomba ini, SMAN 10 Pentagon tidak hanya berhasil meraih peringkat 1, tetapi juga peringkat 3 atas nama Efri Lianiza, sementara untuk juara 2 diraih peserta perorangan atas nama Gita Syafitri tiktok terkenal di Kabupaten Kaur dan peringkat harapan atas nama Jessica Putri Amanda juga dari perorangan. keberhasilan ini, SMAN 10 Pentagon dapat menjadi contoh bagi sekolah lain dalam meningkatkan kreativitas dan minat baca siswa.
BACA JUGA:4 Pejabat Eselon II Ditugaskan Plt
BACA JUGA:Rp 21,3 Miliar APBD Kaur Jadi Silpa
"Terkait dengan penilaian kita serahkan sepenuhnya kepada 3 Juri jadi tidak ada tangkur tangan dari panitia. Kami berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berkarya dan meningkatkan minat baca," tandasnya.
Sementara itu, dalam lomba ini tim juri melakukan penilaian dari berbagai aspek untuk menghasilkan pemenang yang terbaik. Penilaian dilakukan berdasarkan kesesuaian video dengan tema, kualitas video, kreativitas, orisinil, pesona yang disampaikan, dan kaidah bahasa yang digunakan.
"Kami melakukan penilaian sesuai dengan kemampuan dan pengetahuan kami, semua video yang dihasilkan cukup luar biasa namun tentunya dalam hal ini kami harus menentukan pilihan yang terbaik sebagai pemenang dalam lomba," tambah Sri Revy Oktiyani, salah satu juri.(Irul)