Pemda Benteng Siapkan Petugas Awasi Program MBG, Ini Tujuannya
MBG : Bupati Benteng, Drs Rachmat Riyanto memantau program MBG di SMPN 01 Kabupaten Benteng beberapa waktu lalu.-Bakti/BE-
Harianbengkuluekspress.id - Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng) telah menerima instruksi dari pemerintah pusat melalui Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk membantu pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG).
Salah satunya dalam hal melakukan pengawasan terhadap program yang dicanangkan oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.
"Untuk pengawasan, kita baru dilibatkan dan kita masih menunggu petunjuk teknis (Juknis) lebih lanjut," kata Bupati Benteng, Drs Rachmat Riyanto ST MAP.
Pria yang menyandang gelar Baginda Maharaja Sakti II ini menegaskan, Pemda Benteng akan mengerahkan beberapa petugas yang berasal dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memantau langsung pelaksanaan MBG di sekolah-sekolah.
"Kita akan coba nanti, ada petugas kita langsung mengawasi MBG di sekolah-sekolah. Baik itu petugas dari Dinkes maupun dari Dikbud," jelas Rachmat.
BACA JUGA:Banjir dan Longsor Landa BU, 563 Keluarga Terdampak
BACA JUGA: Seleksi Jabatan Sekda Benteng Segera Dibuka, Ini Jadwalnya
Disamping itu, Bupati mengungkapkan, Pemda Benteng juga diminta untuk membantu mempercepat penerbitan sertifikat layak higienis (SLH) untuk seluruh SPPG yang melaksanakan program MBG.
Dimana, SLH ini akan menjadi salah satu dasar bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk beroperasi.
"Saya sudah instruksikan Dinkes untuk menindaklanjutinya. Agar semua SPPG yang telah beroperasi di Kabupaten Benteng dibuatkan SLH. Dulu waktunya memang agak lama, sekarang minta dipercepat. Paling lama, tempo 1 bulan sudah harus keluar (terbit)," terang Rachmat.
Disamping itu, Bupati juga menegaskan, bahwa Pemda Benteng akan melakukan langkah antisipasi ketika terjadinya peristiwa siswa keracunan makanan ataupun kejadian luar biasa lainnya.
"Jika terjadi hal-hal yang tak diinginkan, maka Puskesmas harus standby dan siap menanganinya. Kita sudah keluarkan surat dan menginstruksikan seluruh Puskesmas untuk siaga," pungkas Rachmat.(bakti)