Koper di Bandara, CJH di Asrama, CJH Bengkulu Mulai Berangkat ke Mekkah

--

Harianbengkuluekspress.id -  Mekanisme pemberangkatan calon jamaah haji (CJH)  Provinsi Bengkulu, pada 2024 ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Asisten Manager Airport Operation And Service Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu Ilham Wahyudin mengatakan, perbedaan utama terletak pada lokasi pemeriksaan. Pada 2024, pemeriksaan penumpang akan dilakukan di Asrama Haji, sedangkan pemeriksaan barang bawaan akan dilakukan di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu. Sementara tahun sebelumnya, pemeriksaan CJH itu semua dilakukan di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu.

"Tahun ini pemeriksaan orang dilakukan di asrama haji. Untuk pemeriksaan bagasi akan dilakukan bandara," jelas Ilham, Minggu 28 April 2024, kepada BE.

Dijelaskannya, perubahan mekanisme pemeriksaan CJH itu dilakukan, karena Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu telah menyediakan 1 unit X-ray untuk pemeriksaan penumpang yang ditempatkan di Asrama Haji Bengkulu.


Ist/BE Satu unit X-ray untuk pemeriksaan penumpang telah ditempatkan di Asrama Haji Bengkulu.--

"Jadi, karena Pemprov sudah ada 1 unit. Tinggal 1 unit lagi. Makanya, untuk pemeriksaan barangnya dilakukan di bandara," terangnya.

BACA JUGA: Benny Suharto Ambil Formulir Pilwakot Hanura, Ini Komitmennya untuk Majukan Kota Bengkulu

BACA JUGA:Ayo Ikuti Lomba Maskot Pilkada, Ini Hadiah dan Waktu Pendaftarannya

Sementara itu, mekanisme lainnya masih sama dengan tahun sebelumnya. Perbedaan hanya terletak pada lokasi pemeriksaan penumpang dan barang bawaan.

"Yang membedakan hanya, tahun ini kopernya dibawa ke sini (bandara), penumpangnya di sana (asrama haji) itu saja,"  ujar Ilham.

Sementara itu, Pemprov Bengkulu tahun ini telah mengalokasinya anggaran Rp 1,5 miliar untuk membeli alat X-Ray kabin dan penumpang. Selain untuk  mendukung kelancaran penerbangan CJH, juga sebagai kelengkapan kelas bandara internasional di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu.

Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Drs Khairil Anwar MSi mengatakan, pembelian X-Ray ditargetkan selesai pada Mei mendatang dan sudah tersertifikasi sesuai dengan aturan Dewan Keamanan Penerbangan (DKP).

BACA JUGA: IPM Rejang Lebong Meningkat, Segini Jumlah Peningkatannya

"Nanti untuk keperluan haji, maka akan dipasang di asrama haji. Setelah itu maka akan kita pasang di terminal VIP. Sehingga lengkaplah, terminal VIP Bengkulu untuk penerbangan internasional," ujar Khairil.

Khairil mengatakan, pembelian X-Ray ini dilakukan karena beberapa faktor. Selama ini Pemprov selalu menyewa alat X-Ray saat musim haji, dan biaya sewanya cukup mahal. Jika diakumulasikan, untuk dua hingga tiga kali sewa harganya sama seperti harga x-ray jenis dual view ini.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan