Tidak Hanya Indonesia, Berikut 9 Negara Dengan Tradisi Pulang Kampung, Ini Daftarnya

Tidak hanya Indonesia, tradisi mudik juga dilakukan di sejumlah negara besar -Tangkaplayar/bengkuluekspress-

Harianbengkuluekspress.id- Tradisi pulang kampung atau "mudik" bukanlah fenomena yang terbatas pada Indonesia saja. Banyak negara di dunia juga memiliki tradisi serupa, di mana orang-orang pulang ke kampung halaman atau keluarga untuk merayakan momen tertentu.

Mereka memiliki cara dan ciri khas  merayakan momen penting bersama keluarga, dengan perjalanan pulang kampung menjadi bagian integral dari tradisi-tradisi tersebut. 

Meskipun cara dan waktunya bervariasi, tujuan utama tetap sama: mempererat hubungan keluarga, merayakan kebersamaan, dan menghormati leluhur.

Berikut adalah beberapa contoh tradisi pulang kampung di negara lain selain mudik Lebaran:

1. Cina

 Di Cina, Chunyun merujuk pada perjalanan pulang kampung yang terjadi sebelum dan sesudah Tahun Baru Imlek. Ini adalah salah satu periode migrasi terbesar di dunia, di mana ratusan juta orang kembali ke desa asal mereka untuk merayakan perayaan penting ini bersama keluarga. 

BACA JUGA:Pemberdayaan Marbot, Cara Indosat Ooredoo Hutchison Makmurkan Masjid dan Lingkungannya

BACA JUGA:2025, Bengkulu Selatan Dapat Program 247 Ha Cetak Sawah dan 1.400 Ha Optimalisasi Lahan, di Sini Lokasinya

Perjalanan pulang kampung ini sering kali memakan waktu lama, dengan berbagai moda transportasi yang penuh sesak.

2.India

Diwali (Deepavali) adalah festival cahaya yang dirayakan oleh umat Hindu di India dan negara-negara lain. Selama perayaan ini, banyak orang yang merantau atau bekerja di kota-kota besar akan pulang ke kampung halaman untuk merayakan festival bersama keluarga. 

Diwali menjadi saat yang sangat penting untuk mempererat hubungan keluarga dan merayakan kemenangan kebaikan atas kejahatan.

3. Amerika Serikat dan Kanada)

Di Amerika Serikat dan Kanada, tradisi pulang kampung atau "Thanksgiving travel" merupakan kebiasaan yang sangat kuat menjelang liburan Thanksgiving. Masyarakat akan kembali ke rumah keluarga untuk merayakan hari bersyukur, berbagi makanan, dan menghabiskan waktu bersama orang terdekat. Ini sering kali melibatkan perjalanan jarak jauh dan penuh sesak, dengan banyak orang yang bepergian menggunakan mobil, pesawat, atau kereta api.

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan