Gagal Study Tour, Mahasiswa Unihaz Bengkulu Tuntut Kembalikan Uang

Sejumlah mahasiswa Fakultas Hukum Unihaz Bengkulu yang gagal berangkat Study Tour menggelar aksi demonstrasi yang ditemui langsung oleh Rektor dan Dekan Fakultas Hukum Unihaz, Rabu, 19 Februari 2025.-RIO/BE -

"Kita lihat profil perusahaannya ketika memenuhi syarat, ya bisa saja," imbuhnya.

Perkembangan terbaru kasus tersebut, pihak LBN menyatakan siap atas pemberangkatan puluhan mahasiswa fakultas hukum. Tetapi seperti apa teknisnya masih menunggu koordinasi Fakultas Hukum dengan pihak LBN.

"Seperti apa teknisnya masih menunggu. Kami juga masih menunggu surat panggilan dari Polresta," pungkasnya.

Sebelumnya, Rektor Unihaz Bengkulu, Dr Arifa Hidayati SE MM mengatakan belum bisa mengambil kesimpulan terkait nasib mahasiswa yang gagal berangkat study tour. Karena dari Fakultas Hukum belum menyerahkan laporan dan klarifikasi kepada rektor.

"Kami masih menunggu laporan resmi dari Fakultas Hukum, kenapa hal ini bisa terjadi," ujarnya.

Tentu pihak Rektorat ikut prihatin, karena kegiatan study tour tersebut merupakan agenda tahunan dan ada dalam kurikulum Fakultas Hukum. Kejadian gagal berangkatkan mahasiswa merupakan yang pertama kali, dan tentu tidak diinginkan. Secara dampak memang akan berpengaruh pada materi, sosial dan psikis para mahasiswa. Tetapi pihak kampus akan semaksimal mungkin mencari jalan terbaik menyelesaikan masalah tersebut. Termasuk nasib mahasiwa yang gagal berangkat.

Sementara itu, kasus dugaan penipuan dan penggelapan yang dilaporkan pihak kampus masih dalam penyelidiki Satuan Reserse Kriminal Polresta Bengkulu.(167)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan