Mulai 1 April 2025, Harga Tiket Pesawat Rute Bengkulu-Jakarta Naik, Tembus hingga Rp 2,9 Juta

Arus balik lebaran idulfitri rute Bengkulu-Jakarta -Istimewa/Bengkuluekspress-

Harianbengkuluekspress.id – Harga tiket pesawat untuk rute Bengkulu-Jakarta kembali mengalami kenaikan mulai 1 April 2025. Kenaikan ini cukup signifikan, bahkan untuk penerbangan pada tanggal 2 April 2025, harga tiket mencapai Rp 2,9 juta.

General Manager PT. Angkasa Pura II Bengkulu, Muhammad Haekal menjelaskan, pasca H+1 Lebaran Idul Fitri, harga tiket pesawat kembali normal.

Sebelumnya, pada periode sebelum Lebaran, harga tiket berkisar antara Rp 500 ribu hingga Rp 700 ribu. Namun, mulai 1 April 2025, harga tiket melampaui angka Rp 1 juta.

"Harga tiket pesawat tujuan Bengkulu-Jakarta saat ini sudah kembali di atas Rp 1 juta. Bahkan untuk tanggal 2 April 2025, beberapa agen travel menjual tiket dengan harga mencapai Rp 2,9 juta," ungkap Haekal, Senin 31 Maret 2025.

BACA JUGA:Jelang Lebaran, Harga Tiket Pesawat Turun

BACA JUGA:Pemerintah Beri Instensif PPN Tiket Pesawat, Segini Besaran Diskon PPN yang Diberikan Pemerintah

Padahal, pemerintah telah menerbitkan kebijakan insentif pajak pertambahan nilai (PPN) ditanggung pemerintah (DTP) sebesar 6 persen.

Dengan adanya kebijakan ini, tarif tiket pesawat domestik seharusnya bisa turun hingga 14 persen selama periode 24 Maret hingga 7 April 2025.

Namun, menurut Haekal, kebijakan PPN DTP tampaknya belum berpengaruh signifikan terhadap penurunan harga tiket. Ia berharap ada evaluasi lebih lanjut dari pemerintah terkait efektivitas kebijakan tersebut.

“Kami berharap kebijakan PPN DTP bisa benar-benar membantu menekan harga tiket. Jika harga tiket terus naik, tentu akan berdampak pada minat masyarakat untuk menggunakan transportasi udara,” kata Haekal.

Kenaikan harga ini terjadi di hampir semua agen travel. Beberapa calon penumpang mengeluhkan lonjakan harga yang dinilai memberatkan, terutama bagi mereka yang harus bepergian mendadak.

"Saya kaget ketika cek harga tiket untuk tanggal 2 April. Biasanya sekitar Rp 700 ribu, tapi sekarang hampir Rp 3 juta. Ini benar-benar memberatkan," ujar Rina, salah seorang calon penumpang.

Sementara itu, beberapa maskapai penerbangan menyebutkan bahwa kenaikan harga tiket disebabkan oleh tingginya permintaan pasca Lebaran serta biaya operasional yang meningkat.

"Kenaikan ini biasa karena tingginya permintaan, lebih lagi banyak tiket pesawat habis terjual," ujar salah satu perwakilan maskapai Lion Air, Danang. (Rewa)

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan