Toko Pedagang di Pasar Minggu Bengkulu Dibobol, Segini Kerugian yang Diderita Korban

IST/BE Rekaman CCTV terduga pelaku pencurian yang melakukan aksinya disejumlah toko yang ada di Jalan KZ Abidin II kawasan Pasar Minggu.--

Harianbengkuluekspress.id - Tindak pidana pencurian meresahkan pedagang di kawasan Pasar Minggu, Jalan KZ Abidin II, Kelurahan Ratu Samban, Kota Bengkulu. Terakhir, pelaku beraksi pada Minggu 19 Januari 2025 di salah satu toko grosir. Akibatnya, pemilik toko mengalami kerugian sekitar Rp 5 juta. 

Diceritakan Atika pemilik toko, pelaku masuk ke dalam toko dengan cara melepas genteng di lantai 2 toko. Setelah berhasil masuk, pelaku langsung kedalam toko yang sedang tidak dijaga. Pelaku kemudian menjarah barang di dalam toko mulai dari rokok, kopi, sampo, uang didalam kasir serta barang dagangan lainnya. 

"Kalau dari rekaman CCTV pelaku satu orang, pakai masker dan topi. Masuk lewat lantai dua, melepas genteng dulu," jelas Atika.

Lebih lanjut Atika menceritakan jika kejadian pencurian tidak hanya terjadi di toko miliknya. Sejak 6 bulan terakir toko yang ada disekitaran lokasi menjadi incaran pencuri, mulai toko sayuran, pakaian, pecah belah dan grosir dimasuki pelaku.

BACA JUGA:Mantan Kades di Kabupaten Kaur Dituntut 3 Tahun, Ini Dia kasus yang Menjeratnya

BACA JUGA:Polres Ungkap Penikaman Boni, Begini Motif dan Kronologinya

Pelakunya satu orang dengan ciri-ciri yang sama dengan pelaku yang beraksi di toko Atika. Pedagang yang menjadi korban sudah sepakat memperketat keamanan. Karena tidak hanya sekali beraksi, sehingga pelaku sangat merugikan dan meresahkan pedagang. Meski barang yang diambil tidak banyak, jika dibiarkan ditakutkan akan menjadi kerugian besar bagi para pedagang.

"Kalau di toko kami baru sekali, tapi di toko lain sampai ada enam kali, ada 4 kali. Saat malam kejadian itu ada sekitar 7 toko yang kehilangan. Pelakunya sama, ciri-cirinya sama dengan yang terekam di CCTV," imbuh Atika.

Karena sudah meresahkan dan merugikan pedagang, Atika kemudian membuat laporan polisi ke Polresta Bengkulu. Laporan tersebut telah diterima, saat ini masih dalam penyelidikan Sat Reskrim Polresta Bengkulu. (Rizki Surya Tama)

 

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan