Perayaan Imlek Sio Ular Kayu di Kota Bengkulu Penuh Khidmat

Umat Budha di Vihara Budhayana Kampung Cina Kota Bengkulu melaksanakan sembahyang perayaan Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili dengan khidmat, Rabu, 29 Januari 2025.-RIO/BE -

Dalam perayaan ini, warna merah mendominasi suasana gereja, melambangkan kebahagiaan dan keberuntungan sebagaimana diyakini dalam tradisi Tionghoa. Namun, Romo Paulus juga mengaitkan makna warna merah dengan ajaran gereja yang mencerminkan pengorbanan sebagai jalan menuju kebahagiaan sejati.  

“Dalam tradisi Chinese, merah melambangkan kebahagiaan. Sementara dalam gereja, merah juga memiliki unsur pengorbanan. Jadi, untuk mencapai kebahagiaan, ada pengorbanan yang harus dilakukan,” ungkapnya.  

Selain itu, warna merah juga dipercaya membawa perlindungan dari roh jahat, serta menjadi simbol harapan akan keberuntungan di tahun yang baru.

“Dengan memakai baju merah, kami berharap dapat membawa keberuntungan dan kebahagiaan dalam tahun yang baru ini,” tutur Romo Paulus. 

Perayaan Imlek di Gereja Katolik Paroki St. Yohanes Penginjil Bengkulu ini tidak hanya menjadi momen perayaan, tetapi juga simbol persatuan dan toleransi antarumat beragama, mencerminkan nilai-nilai kasih dan kebersamaan yang dijunjung tinggi oleh gereja dan masyarakat  Tionghoa. (cw1)

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan