Produksi Padi di Lebong Terus Meningkat, Segini Jumlahnya
Kepala Disperkan Kabupaten Lebong, Hedi Parindo SE --
harianbengkuluekspress.id – Dinas Perdagangan dan Peternakan (Disperkan) Kabupaten Lebong menegaskan bahwa sejak 4 tahun terakhir atau sejak tahun 2021 hingga 2024, produksi padi di Kabupaten Lebong terus mengalami peningkatan yang dihasilkan dari lahan persawahan lebih kurang seluas 8.497 hektar yang tersebar di daerah tersebut.
Kepala Disperkan Kabupaten Lebong, Hedi Parindo SE mengatakan, bahwa sejak dimulainya program peningkatan produksi tanam padi yang sebelumnya dilaksanakan masyarakat petani hanya 1 kali setiap tahun menjadi 2 kali dalam 1 tahun. Sehingga hasil produksi padi di Kabupaten Lebong terus mengalami peningkatan.
“Gabah padi di Kabupaten Lebong terus mengalami peningkatan,” sampainya, Rabu 19 Februari 2025.
BACA JUGA:PPB-P2 dan Opsen Pajak Kendaraan Tingkatkan PAD Kepahiang, Segini Jumlah Targetnya
Lanjut Hedi, peingkatan hasil produksi gabah padi di Kabupaten Lebong bisa dilihat dari hasil rilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lebong, diketahui di tahun 2021 yang lalu gabah padi sebanyak 47 ribu ton dan naik di tahun 2022 sebanyak 50 ribu ton.
“Kemudian naik lagi di tahun 2023 sebanyak 53 ribu ton dan di tahun 2024 naik menjadi 54 ribu ton,” ucapnya.
Masih kata Hedi, hasil gabah padi dihasilkan dari 8.497 hektar sawah yang tersebar di 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Lebong. Seperti kecamatan yang banyak lahan persawahanya seperti di Kecamatan Lebong Sakti, Lebong Selatan, Bingin Kuning, Lebong Tengah dan Kecamatan lainnya.
“Seluruh kecamatan di Kabupaten Lebong memiliki lahan persawahan,” tuturnya.
Ditambahkan Hedi, untuk tahun 2025 ini diharapkan hasil produksi gabah padi di Kabupaten Lebong bisa kembali meningkat. Karena meningkatnya hasil gabah padi masyarakat, maka akan memberikan keuntungan juga kepada masyarakat terutama perekonomiannya.
“Mudah-mudahan ditahun ini kembali meningkat,” harapnya.
Nantinya ucap Hedi, di tahun 2025 ini pihaknya akan terus melakukan kampanye atau ajakan kepada masyarakat terutama di wilayah atau Kecamatan yang memiliki hamparan sawah yang luas mulai dri Kecamatan Bingin Kuning hingga Kecamatan Lebong Utara, untuk meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) dari IP200 menjadi IP300.
“Kita akan terus mengkampanyekan peningkatan IP,” ucapnya.
Selain itu, ucap Hedi, pihaknya juga akan terus berusaha untuk nantinya bisa memberikan bantuan kepada para petani baik itu terkait sarana dan prasarana (Sapras) pendukung ketika menanam hingga panan padi, pestisida serta hal-hal lainnya.