Persiapkan Target 100 Hari Pertama, Wali Kota Bengkulu Kumpulkan OPD Ini Program Pertama yang Diwujudkan

IST/BE Wali Kota Dedy Wahyudi dan Wakil Wlai Kota Ronny PL Tobing saat mendapat penyambutan warga kota Bengkulu usai menjalani retret di Magelang. --

Harianbengkuluekspress.id - Target 100 hari pertama kerja Wali Kota Dedy Wahyudi dan Wakil Wali Kota, Ronny PL Tobing membebaskan Kota Bengkulu dari persoalan sampah hingga menata kawasan pasar. Untuk mengawali program kegiatan itu seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) akan dikumpulkan untuk mendukung seluruh program berjalan.

"Banyak agenda strategis yang akan kita lakukan, masyarakat sudah menunggu seperti apa gebrakan kami. Nanti kita menggelar rapat bersama dulu dengan sekda, kepada OPD membahas program 100 hari dan 5 tahun kedepan," ujar Dedy Wahyudi. 

Ia menargetkan penataan pasar baik pasar minggu, pasar panorama dan pasar barukoto akan tuntas dalam 100 hari pertama. 

"Ya, hal ini menjadi komitmen pertama sejak dilantik beberapa waktu lalu. Langkah pertama kita turun langsung kelapangan menemui para pedagang," ungkapnya.  

BACA JUGA:Bengkulu Bumi Merah Putih Banjir Dukungan, Ini Sejumlah Gubernur Dukung Perubahan Bumi Rafflesia

BACA JUGA:Agar Tubuh Tidak Lemas Saat Siang Hari, Konsumsi Ini Saat Sahur

Ia ingin memanfaatkan momen itu untuk berdialog langsung dengan pedagang sekaligus membujuk agar pedagang mau berjualan di dalam pasar yang sudah disediakan oleh pemerintah.

Dedy mengaku optimis dengan cara yang lebih humanis mampu membuat pedagang sadar atas aturan yang melarang berjualan di badan jalan. Namun pemkot juga menegaskan kepada OPD terkait seperti Satpol PP agar tetap tegas menegakkan Perda, hanya saja harus dilakukan secara manusiawi dan persuasif agar tidak menyinggung perasaan pedagang yang pada akhirnya hanya menimbulkan perlawanan dari pedagang. 

"Penertiban tetap dilakukan secara berkala, untuk terus mengingatkan dan mengarahkan terutama pedagang yang membandel. Dan jangan sampai merusak barang dagangan yang bisa membuat pedagang rugi," terang Dedy. 

Selain penataan pasar, fokus Dedy-Ronny juga menerapkan program pendidikan gratis, peningkatan Pendapatan asli daerah, optimalisasi objek wisata hingga melanjutkan infrastruktur dasar perkotaan. (Medi Karya Saputra)

 

Tag
Share
Berita Terkini
Berita Terpopuler
Berita Pilihan